Senin, 21 September 2026, Duta Moderasi Beragama UPTD SMP Negeri 3 Grogol berkunjung ke SDN Bulusari 1 dalam kegiatan kampanye inspiratif bertajuk “Beda Keyakinan, Satu Kebaikan.” Kegiatan ini menjadi ruang edukatif bagi murid untuk belajar bahwa keberagaman bukan sekadar sesuatu yang perlu diketahui, tetapi juga perlu dihargai, dijaga, dan diwujudkan secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui kampanye tersebut, para Duta Moderasi Beragama menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya toleransi, menolak segala bentuk kekerasan/perundungan, menghargai perbedaan latar belakang, menjaga komitmen kebangsaan, menghormati hak beribadah orang lain, melestarikan kearifan lokal, serta senantiasa membangun kerukunan melalui dialog yang santun dan gotong royong.
Keberagaman Nyata Para Duta
Menariknya, pesan tersebut hadir secara otentik melalui keberagaman para Duta Moderasi Beragama SMP Negeri 3 Grogol sendiri yang berasal dari berbagai latar belakang keyakinan (Islam, Kristen, Katolik, Hindu). Perbedaan tersebut justru menjadi kekuatan terindah untuk membuktikan bahwa ruang kebaikan dan kemanusiaan adalah milik bersama.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi para murid untuk mempraktikkan langsung nilai-nilai moderasi beragama dalam lingkungan sosial di luar sekolah. Mereka belajar bahwa menghormati orang lain tidak berarti harus menjadi seragam, melainkan mampu hidup berdampingan secara damai dan guyub rukun dengan tetap teguh pada keyakinan masing-masing.
“Berbeda dalam keyakinan, bersatu dalam kemanusiaan. Beragam dalam identitas, bersama dalam kebaikan.”
Melalui langkah-langkah konkret seperti saling bertegur sapa dengan ramah, berdiskusi secara terbuka, bekerja sama dalam projek kemasyarakatan, dan saling tolong-menolong tanpa memandang sekat agama, nilai moderasi beragama dapat berakar kuat menjadi budaya luhur di lingkungan sekolah dan sekitarnya.
“SIMPATIG — Berbeda bukan untuk dipisahkan, tetapi untuk saling menghargai dan menguatkan.”