Dua Hari yang Diam-Diam Mengubah Banyak Hal…
2 mins read

Dua Hari yang Diam-Diam Mengubah Banyak Hal…

Di tengah rutinitas, tugas, dan kesibukan sehari-hari, Allah SWT menghadirkan dua hari istimewa yang sarat dengan keberkahan, yaitu Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah) dan Puasa Arafah (9 Dzulhijjah).

Dua hari mulia ini bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi menjadi kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak doa, memperbanyak istighfar, serta memohon ampunan atas segala khilaf dan dosa.

Terkadang, perubahan besar berawal dari langkah yang sederhana. Dari niat yang tulus. Dari kesungguhan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Melalui momentum ini, keluarga besar SMP Negeri 3 Grogol mengajak seluruh peserta didik, guru, tenaga kependidikan, serta warga sekolah untuk bersama-sama menghidupkan sunnah Rasulullah SAW dengan melaksanakan puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.

Niat Puasa Tarwiyah

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillāhi ta’ālā.

Artinya:
“Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta’ala.”

Niat Puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:
Nawaitu shauma ‘Arafata sunnatan lillāhi ta’ālā.

Artinya:
“Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta’ala.”

Keutamaan (Fadhilah) Puasa Tarwiyah dan Arafah

Puasa Tarwiyah merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan pada awal rangkaian ibadah haji. Meskipun tidak terdapat hadis sahih yang secara khusus menyebutkan keutamaan Puasa Tarwiyah, para ulama menganjurkannya karena termasuk amalan saleh pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah yang memiliki keutamaan besar.

Adapun Puasa Arafah memiliki keutamaan yang sangat besar sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Puasa pada hari Arafah, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.”
(HR. Muslim)

Selain itu, sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah merupakan hari-hari yang paling dicintai Allah untuk memperbanyak amal saleh. Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini (sepuluh hari pertama Dzulhijjah).”
(HR. Bukhari)

Pahala dan Hikmah Berpuasa

Dengan menjalankan puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah, seorang muslim berharap memperoleh berbagai keutamaan, di antaranya:

  • Mendapat pahala dari pelaksanaan ibadah sunnah yang dicintai Allah SWT.
  • Menghapus dosa-dosa kecil, khususnya pada Puasa Arafah sebagaimana disebutkan dalam hadis sahih.
  • Melatih kesabaran, keikhlasan, dan pengendalian diri.
  • Memperbanyak kesempatan untuk berdoa, berdzikir, membaca Al-Qur’an, dan beristighfar.
  • Menumbuhkan rasa syukur serta kepedulian terhadap sesama.

“Bersegeralah dalam beramal kebaikan.”
(HR. Bukhari)

Semoga setiap doa yang dipanjatkan, setiap kesabaran yang dijaga, dan setiap ibadah yang dilakukan menjadi jalan datangnya keberkahan, ketenangan, serta kebaikan bagi kehidupan dunia dan akhirat.

Selamat menunaikan ibadah Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita, mengampuni dosa-dosa kita, serta melimpahkan rahmat dan keberkahan kepada seluruh keluarga besar SMP Negeri 3 Grogol. Aamiin.