Simpatig Goes to Salam
3 mins read

Simpatig Goes to Salam

Pada tanggal 8 Februari 2024, para guru dari SMP Negeri 3 Grogol melakukan kunjungan inspiratif ke Sanggar Anak Alam (SALAM) Yogyakarta. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang studi banding, tetapi juga momen penting bagi para pendidik untuk belajar langsung tentang pembelajaran berbasis riset melalui Workshop Merancang Pembelajaran Mandiri dan Kontekstual.

Sebagai pendidik, semangat untuk terus belajar dan berkembang adalah kunci utama dalam membimbing siswa menuju masa depan yang lebih baik. Kunjungan ini membuktikan bahwa guru bukan hanya pengajar, tetapi juga seorang pembelajar sejati yang selalu mencari cara terbaik untuk meningkatkan kualitas pendidikan.


Workshop Merancang Pembelajaran Mandiri dan Kontekstual

Dalam workshop ini, para guru mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan belajar langsung dari dua narasumber utama:

  • Bapak Budi S. Gemak, seorang fasilitator di SALAM yang berfokus pada pembelajaran kontekstual dan berbasis riset. Ia menekankan bahwa anak-anak harus diberikan kebebasan untuk mengeksplorasi lingkungan mereka, menemukan solusi atas permasalahan nyata, serta mengembangkan pemikiran kritis secara mandiri.
  • Ibu Sri Wahyaningsih (Bu Wahya), pendiri SALAM, yang memiliki visi besar dalam membangun pendidikan yang berbasis kemerdekaan belajar. Ia menekankan pentingnya membiarkan siswa berkembang sesuai dengan minat dan potensinya, tanpa tekanan yang berlebihan.

Workshop ini dirancang secara interaktif, di mana para guru tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga berpartisipasi aktif dalam berbagai sesi, seperti:

Simulasi pembelajaran berbasis riset, di mana peserta diminta untuk merancang sebuah proyek pembelajaran kontekstual berbasis eksplorasi dan penelitian.
Diskusi kelompok, membahas tantangan dalam menerapkan metode pembelajaran mandiri di sekolah formal dan cara mengatasinya.
Studi kasus pembelajaran di SALAM, melihat langsung bagaimana siswa SALAM menerapkan metode riset dalam kehidupan sehari-hari.


Pembelajaran dari SALAM: Mengubah Pola Pikir dalam Mengajar

Salah satu hal yang paling menginspirasi dari kunjungan ini adalah bagaimana di SALAM, pembelajaran tidak hanya berpusat pada guru, tetapi juga pada keingintahuan dan pengalaman nyata siswa.

Sebagai contoh, siswa kelas 5 di SALAM pernah mengadakan pementasan drama berbasis riset, di mana mereka meneliti sejarah Keraton Yogyakarta, budaya setempat, hingga isu sosial seperti bahaya merokok. Mereka tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga terjun langsung ke lapangan, mewawancarai narasumber, serta mengolah data mereka menjadi karya kreatif.

Para guru SMP Negeri 3 Grogol menyadari bahwa metode ini dapat diadaptasi ke sekolah mereka, dengan memberikan siswa lebih banyak kesempatan untuk bertanya, meneliti, dan menemukan jawaban sendiri—bukan sekadar menghafal teori.


Semangat Guru untuk Terus Belajar

Lebih dari sekadar workshop, kunjungan ini menjadi bahan refleksi bagi para guru. Mereka menyadari bahwa untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, mereka pun harus selalu belajar, terbuka terhadap metode baru, dan berani keluar dari zona nyaman dalam mengajar.

Seorang guru yang hebat bukan hanya yang memberikan ilmu, tetapi juga yang terus mencari cara terbaik agar ilmu itu dapat dipahami dan diaplikasikan oleh siswanya. Kunjungan ini menjadi bukti bahwa belajar tidak mengenal batas usia atau profesi—bahkan seorang guru pun harus tetap menjadi pembelajar sepanjang hayat.

Dengan semangat baru, para guru SMP Negeri 3 Grogol siap untuk menerapkan pembelajaran berbasis riset di sekolah mereka, merancang metode pembelajaran yang lebih mandiri, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan siswa.

Karena pada akhirnya, pendidikan bukan hanya tentang mengajar, tetapi juga tentang terus belajar dan berkembang bersama siswa.

Untuk melihat dokumentasi lengkap kegiatan ini, kunjungi Instagram kami di Instagram.com/simpatig-goes-to-salam.

Jangan lupa follow untuk update terbaru seputar inovasi pembelajaran!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *